A Trip from Surabaya to Jakarta

Lebaran sebentar lagi! Berarti waktunya aku dan keluarga pulang kampung ke Jakarta.
Kali ini aku mau share perjalanan pulang kampungku dari Surabaya menuju Jakarta dengan naik mobil.

Aku dan keluarga sudah sangat terbiasa melakukan perjalanan ini tiap tahunnya dan memang selalu naik mobil. Terhitung dari mamaku baru menikah hingga punya tiga anak yang sudah segede ini, kami selalu pulang kampung naik mobil. Perjalanan kami biasa memakan waktu kurang lebih 15 jam dengan papa yang menyetir, satu kali istirahat saat sahur, lanjut berangkat sampai Jakarta non - stop. Karena sudah kebiasaan dari kecil, perjalanan ini tidak terasa melelahkan melainkan seru banget lho.

Yang aku suka dari perjalanan 15 jam ini adalah aku selalu melewati berbagai kota dan bisa melihat pemandangan serta suasana kota tersebut. Aku jadi tau, makanan khas kota ini apa, tempat makan yang enak sebelah mana, masjid yang bagus dan bersih di kota apa dan masih banyak lagi. Pulang kampung dari Surabaya - Jakarta naik mobil tidak se-melelahkan yang dibayangkan kok karena terbayar pula dengan pengalaman perjalanannya.

Perjalananku dimulai hari Sabtu dini hari sekitar setengah satu pagi dan menghabiskan waktu sahur di kota Pati di restoran 'Kembang Joyo'. Buat kalian kalau keluar kota lewat Pati, harus --- wajib nyobain ayam goreng Kembang Joyo. Enak banget. Ayam goreng kampung dengan sambal khas nya. Setiap perjalanan pulang - pergi ke Jakarta, wajib banget untuk mampir ke restoran ini.

Waktu shubuh aku habiskan di Masjid Agung Demak. Walaupun Demak kota kecil tapi masjidnya bagus sekali lho, gaya bangunan nya masih tradisional sekali, gaya bangunan dalam masjid Demak layaknya gaya bangunan masjid agung di Solo. Banyak ornamen khas Jawa Tengah. Indah sekaligus membawa suasana mistis.

Beautiful scenery of Masjid Agung Demak at the dawn.
Selama perjalanan ini, sempat terkena macet mulai dari daerah Tegal sampai Brebes, macetnya nggak tanggung - tanggung. Enam setengah jam. Bisa dilihat kan di berita, daerah Brebes memang macet sekali. Dari jam 8 pagi sampai 2 siang masih aja mobilku berkutat di daerah Tegal - Brebes. Sistem contraflow yang dilakukan dishub nggak terlalu efektif menurutku, justru menambah kemacetan untuk arah ke Jakarta. Padahal biasanya nggak pernah mengalami macet yang separah ini. Hanya bisa menunggu dan lihat - lihat pemandangan sepanjang kemacetan.

Kota Brebes ini khas dengan oleh - oleh telur asin lho. Ada tiga pilihan telur asin, telur asin original, diasap dan dipanggang. Kalau sudah masuk daerah Brebes, sepanjang perjalanan, kanan - kiri, kamu bisa melihat masyarakat menjual telur asin ini. Jangan takut kehabisan, di setiap meter jalan selalu saja ada warga yang jual telur asin. Sampai heran sendiri, cara bersaingnya gimana yah?

I spent the rest of the time by sleeping and watching Game of Thrones season 9.
Yes, karena nonton GoT adalah sebuah keharusan, kapanpun dimanapun.

My Journey's View
Left to right: I was writing this post, The Traffic Jam, The Boring Me, Game of Thrones ep 9!

Aku tiba di Bekasi pukul enam sore, tepat dengan waktu berkumandang adzan Maghrib wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya :)

Secara keseluruhan total perjalanan Surabaya - Jakarta memakan waktu kurang lebih 17 jam, dengan perhitungan terkena macet di daerah Brebes dan tadi mampir sebentar di kota Purwakarta.

__________________________

Bagaimana cerita perjalanan mudik kamu? Semoga menyenangkan ya, selamat lebaran!



Salam dari Calista yang menganggur di perjalanan Surabaya - Jakarta,
Post ini ditulis di dalam mobil -- ditengah kemacetan Tegal - Brebes.

Happy Holiday!

No comments:

Post a Comment

Calista Segalita. Powered by Blogger.